Hamba dosa & Hamba Kebenaran

Hamba dapat diartikan sebagai pelayan, dan pelayan akan melakukan apa yang menjadi perintah majikannya. Celakanya adalah kalau majikan tersebut adalah Tuan dosa. Manusia memang telah jatuh kedalam pelukan dosa sehingga menjadi pelayan dosa, dan akan berakhir dengan maut.

Namun ” Bersyukurlah .…….demikian Rasul Paulus mengatakan dalam Roma 6 : 17,18  ……kepada Allah ! dahulu memang kamu adalah hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah menaati pengajaran yang telah dieruskan kepadamu. Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran”

Pusat penting dalam hal ini adalah didalam Tuhan Yesus, berkat kurbanNya kita telah dibebaskan dari perhambaan dosa dan menjadi hamba kebenaran. Itu adalah kasih Allah kepada semua manusia.

Tindakan keselamatan Kristus terus bekerja dan memanggil manusia kedalam keputusan untuk berpihak atau melawan Allah. Kita ingin mentaati sebagaimana tulisan diatas dengan segenap hati, karena kadangkala untuk mentaati dengan segenap hati dirasa terlalu berat, sehingga mau mengikut karena takut pada hukuman. Tetapi kalau mau mentaati dengan segenap hati, maka dengan segenap hati yang tulus mau melakukan dan mentaati perintah-perintahnya. Bentuk pengajaran dari Sang Juruslamat yang memrdekakan harus diterima dengan tanpa syarat disamping melakukan hukum kasih yaitu kasih kepada Tuhan dan kepada sesama.

Maka yang menerima Tuhan Yesus Kristus akan menjadi “hamba-hamba kebenaran”, gambar disini

Sumber NAC:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s