Berbalik kepada Tuhan

Sakit kusta pada waktu dianggap sebagai kutukan Tuhan sehingga harus diasingkan dari pergaulan dan masyarakat, sesuai ketentuan hukum Taurat saat itu maka seorang Imam dapat menentukan apakah orang tersebut sudah sembuh dari sakit kusta atau belum, karena itu tatkala Tuhan Yesus telah menyembuhkan 10 orang yang sakit, beliau mengatakan sebagai mana yang tertulis dalam Lukas 17 :14-16 ” Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam”. Tuhan ingin menggenapi hukum Taurat.

Walaupun merasa belum sembuh namun mereka tetap berjalan ke tempat imam ( karena mereka percaya Tuhan menjamin kesembuhan ) ,dalam perjalanan itulah mereka sembuh, satu orang berbalik dan tersungkur dihadapan Tuhan untuk berterimakasih,yang sembilan lainnya kabur. Sikap yang seorang ini ingin kita teladani, dia orang Samaria yang dianggap oleh orang Yahudi sebagai orang tersingkir, orang kafir, namun Tuhan menghargai mereka. Sikapnya menghargai Yesus Sang Juruselamat, dia dapat memuji dan memuliakan Allah dengan tindakan yang benar.

Bagaimana dengan kita? Pengajaran apa yang kita peroleh dari peristiwa ini? Pertama – tama adalah penting untuk kita mengenali bahwa  ” Kusta dosa ” dapat disembuhkan, kemudian Tuhan tidak pernah mengecualikan seorangpun untuk mau selamat, yang penting adalah kepercayaan orang tersebut dan adanya tawaran keselamatanNya, selanjutnya orang harus pergi ke tempat pertolongan itu ada dan terakhir mengucap syukur karena telah sembuh dari jalan yang telah biasa semula dilakukan. Gambar disini

Sumber : NAC

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s