Menurut Firman

Orang dapat menuruti perintah berdasarkan berbagai alasan yang berbeda-beda ada yang rasa takut hukuman, ada yang takut rugi dan mungkin ada banyak manfaat kalau nurut. Tetapi kita mentaati firman Tuhan bukan berdasar ketakutan, melainkan berdasar kasih.

Contoh perintah Tuhan : “…… supaya kamu saling mengasihi…..” ; ” Barangsiapa terbesar diantara kamu hendaklah ia menjadi pelayanmu ” ;  “….. dan ampunilah segala kesalahan kami, sebagaimana kami juga mengampuni mereka,…” Hal ini dapatkah kita melakukan?

Suatu jalan hidup yang konsekuen sesuai dengan kehendak Tuhan seperti dalam melakukan perintah Tuhan tadi, membutuhkan aliran tenaga ilahi yang terus menerus, karena kita punya watak, kebiasaan-kebiasaan bahkan kadangkala harus melawan arus roh zaman.

Perjamuan Kudus merupakan sarana kita mendapatkan tenaga, karena Perjamuan Kudus adalah bentuk paling erat dari persekutuan hidup dan citra Tuhan Yesus yang dapat dialami sebelum kedatangan Tuhan Yesus kembali, disini akan membantu menguatkan, membentuk, memelihara agar sampai kepada kerampungan.

Pada penikmatan  Perjamuan Kudus yang penuh berkat dan sempurna dapat menghantarkan perkembangan jiwa kita sampai pada keadaan aman dan terlindung didalam Tuhan. Gambar disini.

Sumber NAC

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s