Senjata – senjata rohani

Setiap peperangan memerlukan senjata, baik senjata yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan. Semakin canggih senjata yang dipunyai, semakin dapat mempunyai harapan memenangkan peperangan. Karena itu  sekarang banyak negara-negara memproduksi senjata canggih, bahkan robot-robot yang dapat melakukan peperangan sendiri dan diremote dari jauh.

Rasul Paulus telah mengalaminya dahulu, banyak orang-orang di Korintus pada waktu itu menyangkal Paulus dalam melakukan perjalanan hidupnya sebagai umat kristiani, hal ini merupakan peperangan bathin sendiri yang dialami oleh seorang Paulus, karena itu belaiau mengatakan :

Meskipun kami hidup didalam daging, tetapi kami tidak berPERANG secara daging. Karena SENJATA kami dalam peperangan bukanlah senjata kedagingan, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan BENTENG-BENTENG.” 2Korintus 10:3,4. dan beliau dapat memenangkan hati-hati yang menentang saat itu, artinya memenangkan peperangan.

Banyak contoh percayawan dlm perjanjian lama yang berperang/bergumul , misal Abraham dan Musa . Abraham bergumul tatakala anaknya akan dikorbankan, Musa bergumul dalam memimpin umat Israel.

Secara rohani saat ini kita juga banyak bergumul untuk menghancurkan benteng-benteng rohani yang muncul didalam hati kita sendiri :

1. Didalam diri kita dapat muncul suatu benteng ” tidak ada waktu bagi Tuhan ”    ,…….. saya sibuk, saya sedang repot, saya sedang ngurus,…… dst.

2. Dapat juga terjadi dimana kita tidak lagi mengharapkan kedatangan Tuhan,   karena merasa belum puas hidup dimuka bumi, masih ingin untuk berkarier , meraih cita-cita dsb.

3. Tidak mau manunggal dengan para utusan Tuhan, pengajaran asing membawa hati kita kesana, sehingga kita tidak mau mengikut.

4. Tidak mau menyatakan kebajikan Tuhan, ya karena senua adalah keberhasilan diri saya, Tuhan tidak ada campur tanganNya disini.

5. Tidak mau bersaksi dan memenagkan hati manusia untuk Tuhan.

6. Tidak mau bersyukur didalam segala keadaan.

Adakah benteng-benteng tersebut bercokol dalam hati kita? maka diperlukan senjata untuk mengancurkannya, yaitu kalau kita masih punya rasa takut akan Allah, mengandalkan diri kepada Tuhan , doa-doa yang intensif dan kita selalu dipimpin oleh Roh Kudus. Senjata inilah yang akan membantu kita menghancurkan benteng tersebut.

Senjata Roh yang diperlukan : rasa takut akan Allah, Pengandalan kepada Tuhan, doa, kepemimpinan melalui Roh Kudus.

Sumber : NAC

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s