Hari – hari damai sejahtera.

Setiap manuIMG_17951795intsia menginginkan perdamaian, hal itu terjadi sejak manusia mulai ada, yaitu  kondisi lingkungan yang aman tenteram-tidak ada permusuhan. Hanya saja kondisi tersebut sulit diperoleh, karena hati manusia banyak yang dihinggapi oleh banyaknya keinginan manusia yang tidak memperhatikan lingkungannya, egonya yang lebih sering muncul, sehingga banyak membuat permusuhan bahkan peperangan. Banyak manusia telah mengusahakan perdamaian, namun tidak selalu berhasil, oleh karena itu manusia juga memohon kepada kepada Allah Sang Pencipta untuk diberi perdamaian.

Allah yang maha kasih tidak tinggal diam, dari perjanjian lama sampai saat ini juga masih mau memperhatikan manusia dan mendengarkan orang-orang yang percaya kepadaNya, namun sebaliknya Beliau tidak menyukai orang fasik, hal itu juga diungkapkan oleh seorang Nabi besar Yesaya dalam kitabnya 57:18-19;21. Dahulu Beliau memberikan kesembuhan, menuntun, menghibur , menciptakan puji-pujian, dan memberikan damai bagi orang yang dekat maupun yang jauh. Beliau memberikan damai sejahtera dan keselamatan kepada bangsaNya.

Pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedunia maka beliau membawa keselamatan dan damai sejahtera untuk manusia ( Lukas 2 : 14 ), yang jauh lebih tinggi nilainya dari damai secara duniawi ( damai duniawi banyak diartika tanpa agresi), damai ini ditinggalkan kepada para milikNya, dan sidang jemaatNya yang hendaknya juga senantiasa mengusahakan perdamaian.

Pada waktu sekarang Allah juga mengaruniakan damai sejahtera dan keselamatan kepada anak-anak Allah melalui pengampunan dosa yang diberikan melalui para Rasul yang ditugaskan, hal ini dapat bekerja sesuai dengan firman yang disampaikan diatas dimana Tuhan ingin menyembuhkan kita dari segala penyakit jiwa ( iri hati, tidak ada kasih, tidak sabar), kemudian Tuhan juga akan menghibur dan menuntun kita pada saat kita berjalan diatas jalan yang gelap, serta Tuhan ingin memberikan ” buah bibir” yaitu bahasa melalui mana dengan semangat yang baru kita memuji-muji perbuatan baik Allah.

Oleh kedekatan kita dengan Allah maka kita dapat menghayati kinerja damai sejahtera ilahi, oleh karena itu kita juga ingin membantu menciptakan lingkungan yang damai sejahtera dengan tidak mengecualikan siapapun masuk kedalam persekutuan anak Allah, memperhatikan setiap anak Allah untuk tidak terdesak kepinggir dan berusaha membawa semua orang kebawah damai sejahtera Allah.

Sumber : NAC.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s